Kampung Adat Ratenggaro

Kampung ini memiliki keunikan pada rumah adat dengan menara yang menjulang tinggi mencapai 20 meter, sedangkan tinggi menara rumah- rumah adat di kampung lainnya tidak lebih dari 8 meter. Selain itu, Ratenggaro yang berarti kubur Garo ini, menjadi terkenal karena terdapat 304 buah kubur batu alam yang terletak di pinggir pantai.
ALAMAT

Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo. Kampung ini berjarak 48 km dari Kota Tambolaka.

MENGENAI Kampung Adat Ratenggaro

Masyarakat di perkampungan ini masih mempraktekkan tradisi dan nilai-nilai budayanya dalam kehidupan sehari-hari dan menjaga kedekatan hubungan dengan Marapu (kepercayaan asli masyarakat Sumba).

Wisatawan dapat menginap di kampung adat atau hanya berkunjung. Wisatawan akan mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam tentang kampung dan aktivitas warganya jika menginap dengan cara memesan sebelumnya.

Kegiatan yang dapat dilakukan adalah menyaksikan perpaduan suasana alam dan budaya yang eksotik,  menikmati makanan dan tarian tradisional, memintal benang menggunakan kapas, menenun dan membuat pewarna alami untuk tenun ikat, menari dan bernyanyi, memainkan alat musik tradisional,  memasak makanan tradisional, dan menikmati Ritual Pasola yang dilaksanakan pada bulan Maret serta keunikan kampung dan budayanya bisa menjadi obyek penelitian.

GUIDE