Upacara Adat Purung Takadonga Ratu (bulan Juni)

Purung Ta Kadonga Ratu adalah upacara pemberian korban sesajian kepada leluhur orang Anakalang (Umbu Sebu dan Rambu Kareri) di gua Kadonga Ratu. Ritual ini bertujuan untuk meminta berkat berupa hujan dari para leluhur sehingga tidak terjadi kekeringan yang menyebabkan kelaparan. Ritual ini dilaksanakan pada setiap bulan Juni.
ALAMAT

Kampung Lai Tarung, Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana.

MENGENAI Upacara Adat Purung Takadonga Ratu (bulan Juni)

Tempat pelaksanaan ritual ini adalah sebuah lembah yang terletak di sebelah timur Kampung Lai Tarung. Pada ritual, ada 2 tombak sepanjang 6 meter yang digunakan yaitu Mehang Karaga (simbol pria) dan Loda Pari (simbol wanita).

Mehang Karaga menggambarkan fungsi pria sebagai kepala keluarga sementara Loda Pari menggambarkan fungsi wanita untuk mengatur dan menjaga tanaman padi sawah dan kebun agar menghasilkan dan terhindar dari serangga hama.

Sebelum ritual ini dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan 3 kali pertemuan yakni Todu Kanguruku Bari Kanyanguku (menyiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan ritual), Kuhi Pati-Paku Tena (membuat kesepakatan setelah pelaksanaan diskusi dengan masing-masing suku), dan Pata Rahi (menentukan puncak pelaksanaan ritual dan memberikan persembahan kepada Tuhan agar terhindar dari kelaparan dan meminta berkat ketika 2 tombak diangkat ke langit). Ritual Purung Ta Kadonga Ratu ini ditandai adanya pertandingan antara kubu Mehang Karaga dan Loda Pari. Jika tombak Loda Pari yang menang maka hal ini berarti curah hujan baik (berdampak pada hasil panen yang memuaskan). Dan jika Mehang Karaga yang menang, itu tandanya curah hujan sedikit atau kering, yang berimbas gagal panendan kesehatan yang buruk.

GUIDE